24 September 2019 21:54:23
Ditulis oleh Sekdes Sugihan

MUSRENBANGDES Sugihan dan Pembentukan Tim RKP Tahun Anggaran 2020

sugihan-jatirogo.desa.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) merupakan musyawarah yang dilakukan warga Desa untuk merencanakan pembangunan setiap tahunnya. Musyawarah ini dihadiri oleh banyak elemen masyarakat, selain Perangkat Desa sendiri, ada pula BPD, LPMD, RT/RW, PKK, Karang Taruna, KPMD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Ketua Kelompok Tani, Bidan Desa, serta Kepala TK/PAUD. Acara ini dihadiri pula oleh tim dari Kecamatan selaku pembimbing jalannya Musrenbangdes.

Sesuai hari yang dijadwalkan oleh pihak Kecamatan Jatirogo, Desa Sugihan mendapatkan jatah hari Senin (23/09) pukul 19.00 WIB. Acara yang dibuka dengan bacaan basmalah itu berjalan dengan lancar hingga pukul 21.30 WIB.

Sebagai awalan, Kepala Desa Sugihan mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan sumbangsih berupa usulan-usulan dari setiap elemen masyarakat pada saat Musdes penjaringan aspirasi kemarin (18/09). Beliau akan mengupayakan semua usulan tersebut akan masuk dalam list pembangunan 6 tahun kedepan. ”Entah mana yang didahulukan untuk dibangun kami mohon kelapangan hati para hadirin, karena semua melihat dari segi prioritas yang paling urgent”, jelas Basuki.

Kemudian sambutan dilanjutkan dari tim Kecamatan sebagai pembimbing dan pembina jalannya musyawarah. Camat Jatirogo memberikan beberapa pesan pada malam hari ini, antara lain tentang penyesuaian RPJM dengan visi misi Kepala Desa serta menyesuaikan dengan anggaran dan kemampuan Desa. “Tim RPJM harus segera menentukan rencana pembangunan per tahun (2020-2025) dan tetap memasukkan kategori pengentasan kemiskinan dalam list RPJM”, pesan Drs. Moh. Nawawi, MM.

Pendamping APBDes Jatirogo Bambang Wahyu N. juga turut memberikan pesan, bahwa dokumen RPJM maksimal di Perdeskan pada tanggal 14 November 2019, dan mengingatkan kepada tim RPJM untuk mengisi lengkap segala lampiran yang ada di juknis RPJM serta menyegerakan penyusunan dokumen RPJM.

“Dana Desa (DD) harus memberikan manfaat kepada masyarakat, antara lain untuk meningkatkan kesejahteraan (kualitas hidup) masyarakat, meningkatkan SDM, dan penanggulangan kemiskinan”, tambah Mustajab selaku Pendamping Lokal Desa (PLD). Beliau juga menegaskan kepada para hadirin bahwa DD tidak boleh digunakan untuk pembangunan balai desa, gapura desa, perabot dan infrastruktur makam desa, serta sarana prasarana milik yayasan.

 

Setelah tim Kecamatan selesai melakukan sambutan, dilanjutkan dengan ketua BPD memaparkan rencana kerja Pemerintahan Desa tahun 2020. Lutfi Nurcahyo juga memberikan kesempatan kepada hadirin jika ingin menambahkan beberapa usulan yang mungkin kemarin belum disampaikan ketika Musdes penjaringan aspirasi (18/09).

Selanjutnya dilakukan pembentukan tim Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) tahun anggaran 2020, tim yang telah disepakati antara lain :

  • Pembina : Basuki (Kepala Desa)
  • Ketua : Ianatul Wahdah (Sekretaris Desa)
  • Sekretaris : Mulyono (LPMD)
  • Anggota :
  • Yuliyono (Kadus Sumber)
  • Imam Mudin (KPMD)
  • Heriyanto (Perwakilan RT)
  • Darmijan (Perwakilan RT)
  • Tarmudji (Kadus Karang Anyar)
  • Meilana Pratiwi (Kelompok Perempuan)

Tim RKP yang terbentuk ini nantinya akan menentukan secara rinci terkait rencana kerja Pemerintahan Desa Sugihan tahun anggaran 2020 mendatang, baik dari segi pemerintahan, pembangunan, pembinaan, hingga pemberdayaan masyarakat desa (ink/sgh).



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus