20 Juli 2019 17:58:32
Ditulis oleh iink

Pendampingan Posyandu Balita, Lansia dan Kelompok Ibu Hamil oleh Mahasiswa KKN UNAIR

sugihan-jatirogo.desa.id - Program kerja lain dari kelompok mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) BBM-Tematik 60  Universitas Airlangga Surabaya adalah pendampingan Posyandu. Pendampingan ini dilaksanakan di Dusun Sumber untuk posyandu balita dan lansia dan di Dusun Lumutan untuk kelompok ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan bidan dan tenaga medis lainnya dari puskesmas Jatirogo. Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya stunting pada anak, Mahasiswa KKN memberi penyuluhan tentang pentingnya 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) mencakup masa dimana bayi masih di dalam kandungan sampai bayi berusia 2 tahun. Masa-masa tersebut merupakan periode emas bagi anak, sehingga perlu adanya dukungan gizi yang baik agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Posyandu balita dan lansia rutin dilakukan sebulan sekali untuk menimbang berat badan, imunisasi, dan mengukur tekanan darah bagi lansia. Acara tersebut dihadiri oleh ibu-ibu beserta balitanya yang tinggal di dusun tersebut. Mereka mengikuti penyuluhan dengan antusias. Setelah penyampaian materi para ibu meyampaikan beberapa keluhan yang dialami oleh anak-anak mereka, seperti berat badan anak tidak naik selama beberapa bulan terakhir dan perkembangan tinggi anak. Menanggapi keluhan tersebut, dapat dikarenakan kurangnya gizi yang baik pada masa anak sebelumnya sehingga kami menyarankan agar ibu-ibu memberikan makanan dengan gizi seimbang untuk anak-anaknya. Makanan dengan gizi seimbang berupa 30% makanan mengandung karbohidrat (nasi, jagung, kentang), 30% sayuran (brokoli, bayam), 20% protein (daging ayam, daging sapi, tahu, tempe, telur), 20% buah-buahan (pisang, pepaya, jeruk).

Selain pendampingan Posyandu Balita dan Lansia, mahasiswa KKN juga melakukan pendampingan teradap kelompok ibu hamil yang terdiri dari 10 ibu hamil dengan usia kehamilan pada trimester 2 dan 3. Jumlah tiap kelompok sengaja diminimalkan supaya lebih efektif menerima materi yang disampaikan. Mereka berkumpul setiap minggu sampai 4x pertemuan untuk setiap kelompok. Dalam setiap pertemuan mereka diberikan materi yang telah disiapkan oleh puskesmas. Sebelum materi diberikan, mereka diminta untuk mengerjakan pre-test tentang materi yang akan dibahas pada hari itu. Kemudian setelah penyampaian materi selesai, dilanjutkan post-test yang dibahas bersama. Setelah itu, tim medis dari puskesmas menjelaskan dan membenarkan beberapa soal pre-test yang sebagian besar ibu hamil menjawabnya salah. Terakhir, ditutup dengan senam hamil yang dipandu oleh mahasiswa KKN (TIM_KKN_UNAIR_2019).



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus